Harga Mobil Bekas Gran Max Pick Up Tahun 2010 Terkini

Harga Mobil Bekas Gran Max Pick Up Tahun 2010 Terkini

Smallest Font
Largest Font

Dalam dunia niaga di Indonesia, mencari kendaraan yang tangguh namun memiliki biaya operasional rendah adalah prioritas utama bagi para pelaku UMKM maupun perusahaan besar. Salah satu pilihan yang tetap eksis hingga saat ini adalah Daihatsu Gran Max. Jika Anda sedang melakukan riset pasar, mengetahui harga mobil bekas Gran Max Pick Up tahun 2010 merupakan langkah awal yang sangat krusial untuk menentukan anggaran modal usaha Anda. Kendaraan ini dikenal sebagai 'tulang punggung' karena kemampuannya dalam mengangkut beban berat namun tetap lincah bermanuver di jalanan kota yang sempit.

Meskipun usianya sudah melewati satu dekade, unit keluaran tahun 2010 masih sangat banyak diburu di bursa mobil bekas. Hal ini tidak terlepas dari desain semi-bonnet yang memberikan tingkat keamanan lebih bagi pengemudi dibandingkan model pick up bermesin kolong lainnya. Selain itu, ketersediaan suku cadang yang melimpah dan harga perawatan yang sangat terjangkau menjadikannya investasi yang menarik. Artikel ini akan mengupas tuntas mengenai estimasi harga, spesifikasi teknis, hingga panduan memilih unit yang masih layak kerja agar Anda tidak salah langkah dalam membeli.

Mengapa Gran Max Tahun 2010 Masih Menjadi Primadona?

Popularitas Gran Max di pasar barang bekas tidak muncul tanpa alasan. Model tahun 2010 dianggap sebagai salah satu 'sweet spot' bagi pembeli yang menginginkan keseimbangan antara harga beli yang sudah terdepresiasi jauh dengan performa mesin yang masih bisa diandalkan. Kendaraan ini hadir dengan dua pilihan mesin utama, yakni kapasitas 1.3 Liter dan 1.5 Liter, yang masing-masing memiliki keunggulan tersendiri dalam efisiensi dan tenaga.

Salah satu alasan utama mengapa pengusaha melirik Gran Max Pick Up 2010 adalah luas bak belakangnya yang superior di kelasnya. Desain bak yang luas tanpa terganggu oleh tonjolan rumah roda (spatbor) di bagian dalam membuat penataan barang menjadi jauh lebih maksimal. Fleksibilitas ini memungkinkan pengusaha angkutan barang, material bangunan, hingga distribusi sembako dapat memaksimalkan kapasitas angkut dalam sekali jalan.

Interior dashboard Daihatsu Gran Max 2010 yang ergonomis
Desain interior minimalis Gran Max 2010 yang fokus pada fungsi dan visibilitas pengemudi.

Rincian Harga Mobil Bekas Gran Max Pick Up Tahun 2010

Harga kendaraan niaga sangat ditentukan oleh kondisi fisik, riwayat perawatan, dan tentu saja kelengkapan surat-surat seperti Buku KIR. Untuk unit tahun 2010, rentang harganya cukup bervariasi tergantung pada tipe mesin dan modifikasi bak yang terpasang (bak standar atau bak 3-way). Berikut adalah estimasi harga pasar saat ini:

Varian MesinTipe BakEstimasi Harga Bekas
1.3 STD / 3-WayStandar / 3-ArahRp 52.000.000 - Rp 63.000.000
1.5 STD / 3-WayStandar / 3-ArahRp 58.000.000 - Rp 72.000.000
1.5 AC Power SteeringStandarRp 65.000.000 - Rp 78.000.000

Perlu diingat bahwa harga mobil bekas Gran Max Pick Up tahun 2010 di atas bisa lebih tinggi jika unit tersebut memiliki kilometer rendah dan jarang digunakan untuk beban berat (overload). Sebaliknya, unit yang terlihat kusam dengan sasis yang sudah mulai berkarat biasanya dibanderol jauh di bawah harga pasar, namun berisiko tinggi terhadap biaya perbaikan di kemudian hari.

Faktor yang Mempengaruhi Fluktuasi Harga

Beberapa faktor eksternal juga turut mempengaruhi harga jual di lapangan. Misalnya, lokasi geografis sangat menentukan; harga di daerah pegunungan atau luar Jawa mungkin lebih tinggi karena permintaan yang besar namun stok terbatas. Selain itu, masa berlaku pajak dan KIR juga menjadi poin negosiasi yang signifikan. Jika pajak mati lebih dari dua tahun, biasanya pembeli akan meminta potongan harga yang cukup besar untuk menutupi biaya denda dan pengurusan administrasi.

Analisis Performa: Mesin 1.3L vs 1.5L

Memilih antara mesin 1.300cc dan 1.500cc bukan sekadar masalah tenaga, melainkan efisiensi jangka panjang sesuai kebutuhan bisnis Anda. Mesin 1.3L menggunakan kode K3-DE, sementara varian 1.5L menggunakan mesin 3SZ-VE yang sudah dilengkapi dengan teknologi VVT-i untuk efisiensi bahan bakar yang lebih baik pada putaran mesin tinggi.

  • K3-DE (1.3L): Lebih irit untuk penggunaan dalam kota dengan beban muatan ringan hingga menengah. Cocok untuk usaha katering atau distribusi paket.
  • 3SZ-VE (1.5L): Memiliki torsi yang lebih besar, sangat mumpuni untuk melewati tanjakan curam atau membawa beban maksimal. Varian ini juga biasanya dilengkapi dengan fitur AC dan Power Steering pada kasta tertingginya.
Kompartemen mesin Gran Max 1.5L yang mudah diakses
Mesin 1.5L VVT-i menawarkan tenaga lebih besar untuk kebutuhan angkutan berat di medan menanjak.

Poin Penting Pemeriksaan Fisik Sebelum Membeli

Membeli mobil niaga bekas memerlukan ketelitian dua kali lipat dibandingkan membeli mobil penumpang. Unit niaga sering kali dipaksa bekerja keras (hard labor), sehingga komponen sasis dan suspensi menjadi titik paling rawan. Berikut adalah daftar periksa yang wajib Anda lakukan:

  1. Kondisi Sasis: Periksa bagian bawah mobil dengan teliti. Pastikan sasis tidak ada bekas las-lasan, bengkok, atau karat keropos yang parah. Sasis adalah tulang punggung keamanan kendaraan.
  2. Suara Mesin: Pastikan mesin terdengar halus saat stasioner (idle) dan tidak mengeluarkan asap putih dari knalpot yang menandakan adanya kebocoran oli ke ruang bakar.
  3. Sistem Pendinginan: Gran Max terkadang memiliki isu overheat jika sistem radiator tidak dirawat. Pastikan tidak ada rembesan air pada sambungan selang radiator.
  4. Bak Belakang: Periksa apakah lantai bak sudah bergelombang parah atau masih rata. Lantai yang bergelombang menandakan mobil sering dipaksa membawa beban melebihi kapasitas (overload).
"Jangan pernah tergiur dengan harga murah tanpa melakukan test drive dan pengecekan sasis secara menyeluruh, karena perbaikan sasis pada kendaraan niaga sangatlah mahal dan berisiko pada keselamatan."
Pengecekan bagian bawah sasis mobil pick up
Sasis yang sehat tanpa keropos adalah syarat mutlak saat meminang Gran Max bekas tahun 2010.

Biaya Operasional dan Perawatan Rutin

Setelah mendapatkan unit dengan harga mobil bekas Gran Max Pick Up tahun 2010 yang sesuai, langkah selanjutnya adalah menyiapkan anggaran perawatan. Keunggulan utama Daihatsu adalah kemudahan servis. Hampir seluruh bengkel pinggir jalan mampu menangani mesin Gran Max karena teknologinya yang simpel dan tidak terlalu banyak sensor rumit.

Biaya ganti oli mesin rutin biasanya hanya berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 500.000 tergantung merek oli yang digunakan. Sedangkan untuk suku cadang fast-moving seperti kampas rem, filter udara, dan busi, harganya sangat kompetitif dibandingkan kompetitor di kelasnya seperti Suzuki Carry atau Mitsubishi L300. Efisiensi ini memastikan margin keuntungan bisnis Anda tetap terjaga tanpa tergerus biaya perawatan kendaraan yang membengkak.

Memilih Unit Terbaik untuk Investasi Bisnis Jangka Panjang

Sebagai kesimpulan untuk pencarian Anda, mendapatkan harga mobil bekas Gran Max Pick Up tahun 2010 yang ideal memerlukan kesabaran dalam membandingkan satu unit dengan unit lainnya. Jangan terburu-buru melakukan transaksi hanya karena tampilan luar yang baru dicat (re-paint). Seringkali, cat baru digunakan untuk menutupi karat atau bekas tabrakan pada bagian bodi dan sasis.

Vonis akhirnya, jika anggaran Anda berada di kisaran 50 hingga 70 juta rupiah, Gran Max tahun 2010 tetap menjadi salah satu pilihan terbaik dibandingkan membeli mobil pick up baru dengan sistem kredit yang memberatkan arus kas usaha. Dengan perawatan yang tepat dan penggunaan beban yang sesuai aturan, unit ini masih mampu memberikan pelayanan prima hingga 5-10 tahun ke depan. Pastikan Anda selalu mengutamakan aspek legalitas surat dan kesehatan mesin di atas estetika semata agar investasi bisnis Anda membuahkan hasil yang maksimal.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow